Sabtu, 08 Desember 2018

Mau kemana lulusan program studi Manajemen Pendidikan


     Tujuan dari program studi Manajemen Pendidikan adalah untuk mengedukasi para profesional yang bergelut dalam Bidang Pendidikan. Dengan mengambil jurusan manajemen pendidikan ini, para profesional tersebut berharap untuk mengasah kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan cepat. Kemampuan seperti ini sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan di Bidang Pendidikan jaman sekarang. Jurusan ini mencakup bidang-bidang seperti pengaruh sosial terhadap pendidikan hingga peraturan-peraturan serta kewajiban yang harus ditaati dalam proses penyampaian pelajaran. Tidak hanya dalam berfikir kritis dan cepat.  Namun,  pada program studi Manajemen Pendidikan ini mencetak para lulusan yang menguasai perencanaan,  pengelolaan,  dan pengawasan aset,  infrastruktur,  dan jalannya pendidikan.  Tidak hanya lepas dari itu,  para lulusan program studi Manajemen Pendidikan juga di ajarkan untuk dapat menguasai teknologi dan administrasi.  Nah,  dari bagian - bagian yang telah di sebutkan di atas itu terdapat 2 sumber atau lebih untuk kita mendapatkan materinya dan implementasinya.  Yang pertamatentunya dari materi mata kuliah,  kemudian ada beberapa mata kuliah yang melibatkan praktek,  lalu selanjutnya akan ada penilitian.  Kemudian yang keduamengenai administrasi itu lebih banyak di dapatkan ketika kita bergelut dalam organisasi.  Dengan kesempatan itu kita dapat belajar apa yang kita tidak dapatkan dalam materi perkuliahan.
    Dalam dunia pendidikan, kesempatan berkarier di manajemen pendidikan sangat besar. Kelancaran proses belajar mengajar dalam suatu lembaga pendidikan atau sekolah sangat ditentukan oleh manajemen di lembaga pendidikan itu sendiri, yang mengelola semua aspek fisik dan non fisik di sekolah. Prospek yang ditawarkan untuk lulusan Manajemen Pendidikan antara lain adalah sebagai staf dan/atau manajer administrasi di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan lainnya, baik milik pemerintah maupun milik swasta. lulusannya juga dapat berkarir sebagai konsultan pendidikan.
     Kemudian menurut saya,  segala karier yang nantinya akan kita buat semua hanya tergantung dari diri kita masing - masing.  Bagaimana kita berusaha untuk meningkatkan perspektif kehidupan kita. Program Studi Manajemen Pendidikan juga tidak hanya berpatokan dalam dunia pendidikan,  kita juga dapat bergelut dalam dunia bisnis dan sebagainya.  Mengapa?  Kerna kita juga belajar manajemen atau memenej segala hal.  Nah,  kemampuan seperti itu banyak di butuhkan dalam segala hal porspek pekerjaan.
     Buat kawan - kawan yang telah bergelut dalam dunia kampus (perkuliahan)  saat ini tepatnya lebih merejuk ke Mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan jangan berkecil hati,  teruslah berproses sampai sukses dan jangan pernah bosan untuk berproses jadilah orang - orang hebat.  Begitupun untuk kawan - kawan dari program studi lain atau pun yang belum bergelut di dunia kampus.

Sekian dari saya. ☺
Ikhdhinnalsirotalmustakim
Wassalamualikum warrahmatullahi wabarokatuh..🙏
 

Kamis, 08 November 2018

sejarah manajemen pendidikan

Sejarah Manajemen Pendidikan


Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Beberapa orang melihatnya (dengan definisi) sebagai konseptualisasi modern yang terlambat (dalam hal modernitas yang terlambat). dalam istilah tersebut manajemen tidak memiliki sejarah pra-modern, hanya merupakan pertanda. Beberapa orang lainnya, mendeteksi aktivitas mirip-manajemen di masa pra-modern akhir. beberapa penulis melacak perkembangan pemikiran manajemen pada pedagang-pedangan Sumeria dan pembangun piramid Mesir. Para pemilik budak selama berabad-abad menghadapi permasalahan eksploitasi/memotivasi budak yang bergantung namun terkadang suka melawan (memaksa otoritas), namun banyak perusahaan pra-industri, dengan skala mereka yang kecil, tidak merasa terdorong ungtuk menghadapi permasalahan manajemen secara sistematis. namun, inovasi seperti penyebaran sistem angka Hindu-Arab (abad ke-5 hingga ke15) dan kodifikasi kesekretariatan entri-ganda (1494) menyediakan perangkat untuk penilaian, perencanaan dan kendali manajemen.

Pemikiran Awal Manajemen

Sebelum abad ke-20, terjadi 2 peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pd tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yg akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yg spesifik & berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sbg contoh, Smith mengatakan bahwa dgn sepuluh orang perusahaan peniti dpt menghasilkan kurang lbh 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dgn meningkatnya keterampilan & kecekatan tiap-tiap pekerja, menghemat waktu yg terbuang dalam pergantian tugas, & menciptakan mesin & penemuan lain yg dpt menghemat tenaga kerja.


Peristiwa penting kedua yg memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yg berakibat pd pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yg disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yg dpt membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kpd bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, & lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli. 

Sekian dari saya ☺
Ikhdhinalsirotalmustakim

Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh. 

PENGERTIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN



Pengertia Manajemen Pendidikan

  1. Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa pengertin manajemen menurut para ahli diantaranya :
  • Terrypage dan J.B. Thomas. Manajemen pendidikan adalah teori dan praktek serta administrasi yang terdapat di dalam lembaga dan sistem pendidikan.
  • Paul Monore. Manajemen sekolah adalah lembaga doktrin pendidikan. Pada umumnya terdiri dari beragai prinsip dan pengajaran mengenai berbagai prosedur kelas dan pengajarann oleh guru yang berhasil. Berbagai prinsip yang diajarkan di lembaga pendidikan diterjemahkan dengan berbagai macam cara/teknik yang mengacu pada prinsip dengan skala yang lebih besar dan mendasar yang meliputi sosiologi, prinsip, dan etika.
  • Shelly Umana. Pengertian manajemen pendidikan adalah manajemen dalam metode operasi dalam menciptakan saling terintegrasi antara pendidikan dan masyarakat.
  1. Secara Umum

Hal dasar yang menerangkan pengertian manajemen pendidikan adalah berasal dari Buku Pedoman Pelaksanaan Kurikulum III D dari SD hingga SMA di Kurikulum 1975. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa manajemen adalah usaha bersama untuk mendayagunakan seluruh sumber daya (manusia maupun materi) seefektif dan seefisien mungkin untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Selain itu pengertian manajemen pendidikan adalah proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian upaya-upaya pendidikan sehingga mampu meraih tujuan pendidikan yang ditetapkan. Definisi yang berkaitan mengenai manajemen pendidikan yaitu bentuk kerjasama antara stakeholder yang berkaitan dengan pendidikan demi pencapaian target dan sasaran pendidikan yang ditentukan sebelumnya.
Dari berbagai pengertian manajemen pendidikan diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan adalah suatu proses dalam pengaturan organisasi/lembaga pendidikan menjadi sistem untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
Aktivitas dalam manajemen pendidikan memiliki tujuan berjalannya proses pendidikan atau proses belajar mengajar yang baik. Proses dalam maanjemen pendidikan sendiri terdiri dari berbagai program diantaranya :
  1. Kurikulum yang mencakup administrasi dan metode yang digunakan.
  2. Metode penyampaian, sistem evaluasi, dan sistem bimbingan & konsultasi.
  3. Pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana serta fasilitas dan alat-alat.
  4. Pendidikan
  5. Pembiayaan
  6. HUMAS

Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan                

Manajemen pendidikan memiliki ruang lingkup tersendiri. Ruang lingkup manajemen pendidikan dapat dibagi berdasarkan wilayah kerja, obyek garapan, urutan kegiatan, dan pelaksana. Berikut penjelasan tiap-tiap ruang lingkup manajemen pendidikan :
  1. Wilayah Kerja

Manajemen pendidikan menurut wilayah kerja dibagi menjadi berbagai tingkatan wilayah, diantaranya :
  • Manajemen Pendidikan seluruh negara adalah manajemen pendidikan pada level nasional. Keberjalanan proses pendidikan disini dilaksanakan tidak hanya oleh pihak sekolah namun pihak luar sekolah termasuk pada penyelenggara berbagai kegiatan pendidikan yang tentu saja skalanya adalah nasional.
  • Satu Provinsi. Manajemen pendidikan satu provinsi memiliki ruang lingkup provinsi dimana pelaksana proses pendidikan didukung oleh pihak yang berkaitan yang ada di Kabupaten dan Kecamatan.
  • Satu Kabupaten atau Kota. Manajemen pendidikan ini fokus pada wilayah satu kabupaten maupun satu kota saja.
  • Satu Unit Kerja. Proses pendidikan satu unit kerja menitikberatka pada satu unite kerja yang secara langsung menangani proses pendidikan.
  • Kelas. Manajemen pendidikan dengan sekup terkecil yang secara langsung berhadapan dengan peserta didi
Sekian dari saya
Ikhdhinalsirotalmustakim

Wassalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh